Setahun yang lalu saya bareng posko dengan bidan yang sama, seorang bidan "junior"dan tadi malam mengingatkan agi pada kejadian yang sama dengan jumlah yang melahirkan berturut turut, tahun lalu bersamanya 6 orang terjadi persalinan dalam semalam dengan tenaga bidan seorang dibantu saya dan yang lain dalam tindakan tindakan yang sekiranya bisa kami lakukan. Malam tadipun sama halnya kita bahumembahu bersama mengatasi tiap kesulitan dan yanng palinng merepotkan adalah dengan syarat "administrasi BJS ", sebagian waktu termakan habis oleh administrasi, urus kartu, poto kopi ditengah malam mana ada? Belum lagi kelengkapan dari pihak pasen bila tidak lengkap disebutnya "Menghambat" terkadang petugas dituduh macam macam sebagai penghambat. Sitem yang masih manual BELUM TERPIKIRKAN oleh Pemangku kebijakan, bagaimana situasi sebenarnya dilapangan dengan tenaga yang serba kekurangan tapi harus sempurna melayani.
Itu terjadi baru satu kasus yang datang, semenjak hari ke2 Posko banyak masyarakat yang berkunjung untuk berobat , Mereka tak tahu kasus itu adalah emergensi atau bukan yang penting KAMI SELALU ADA 24 JAM untuk melayani, ketika KEBIJAKAN karena Sistemnya "ini bukan kasus emergensi" tertolak, lalu