Minggu, 03 Agustus 2014

Pemimpin Cerdas Qulb

Menurut Imam Ghazali bahwa pemimpin yang baik itu harus mempunyai sifat Rosululloh Saw yaitu diawali dengan sifat 

1. Shiddiq
Sidiq artinya benar. Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya. Beda sekali dengan pemimpin sekarang yang kebanyakan hanya kata-katanya yang manis, namun perbuatannya berbeda dengan ucapannya.banyak mengumbar janji janji dan manakala sudah berdiri sibukmengurus kesejahteraan dirinya. Bagaimana bisa memperhatikan umat, bawahanya saja tidak sejahtera, perasaan belum ada tunjangan untuk hari raya dan memperhatikan ya wong setahun sekali gitu. Coba saja hampir tiap hari harus gantibaju seragam tapi tak pernah di fasilitasi, seingat penulis dibagi seragam cepe itu sekitar tahun 1990an.

2. Tabligh
Tablig itu menyampaikan kejujuran atau kebenaran dari apa yang ada dalam hatinya untuk mensejahterakan umat.Terkadang kejujuran itu pahit untuk disampaikan namun harus tetap disampaikan, karena kebenaran itu
benar adanya. Kebenaran bukan hanya di tingkat bawah saja, melainkan kebenaran mulai dari tinngkat atas. Jangan salahkan anak jika anak berbohong. Anak itu tentunya akn meniru orang tuanya. Jika orang tuanya berbohong maka anak sudah pasti akan meniru. Pemimpin sekarang tidak dapat menyampaikan kebenaran namun ketika diturunkan pengawasan dan pembinaan yang terjadi harus sesuai kebenaran.

3. Amanah
Amanah artinya dapat dipercaya, jika suatu urusan diserahkan kepadanya maka urusan itu dapat diselesaikannya sesuai dengan kemampuannya tanpa rekayasa hanya untuk sekedar Bapak senang, melainkan dengan sepenuh hati untuk kepentingan umat.Meskipun mendapat ancaman dari pihak luar, akan tetap menjalankan amanahnya dan tidak takut akan kehilanngan jabatannya. Karena jabatanya adalah amanah yang diberikan oleh Alloh, bukan dari hasil Pembelian puluhan juta dari oknum. Kalau sekiranya sudah tak mampu memegang Amanah, maka dengan sendirinya mengundurkan diri bukan terus bertahan tanpa mampu memperbaiki keadaan.

4.Fathonah
Cerdas, cerdas bukan sekedar cerdas Aqli, melainkan cerdas Qulb. Cerdas aqli cenderung kepada cerdas nafs, atau nafsu yang mengarah pada sifat keduniaan, sedangkan cerdas qulb adalah "hati" hati adanya disebelah kiri yanng terbuat dari daging yang lunak. Sabda Roaullulloh, jika "hati"nya baik, maka baik keseluruhannya. Jika Hatinya buruk, maka buruk juga keseluruhannya. Cerdas Qulb adalah cerdas yang berdasarkan kecintaan pada Alloh, bahwa segala sesuatunya adalah kehendak Alloh dan Alloh selalu ada dalam dirinya. Qulb, adalah hubungannya dengan Alloh atau makrifat, pemimpin yanng makrifat maka akan segala sesuatunya berdasarkan kehendak Alloh. Kalau sudah kehendak Alloh sudah pasti kebenaran akan disampaikan pada umat dan umat akan semakin percaya.

Semoga masih ada Pemimpin yang mempunyai sifat siaft yang dicontohkan oleh Rosululloh Saw pada abad ini, aamiin ya Robbal'alamiin. Barokallohu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar